Senin, 12 Oktober 2009

Format Gambar (Image)

1. Bitmap

bitmap adalah representasi dari citra grafis yang terdiri dari susunan titik yang tersimpan di memori komputer. Nilai setiap titik diawali oleh satu bit data untuk gambar hitam putih, atau lebih bagi gambar berwarna.

Format gambar bitmap atau bmp pertama kali dikembangkan dan digunakan pada Windows operating system. Bitmap pada layar komputer mampu menghasilkan format berwarna, walau dengan resolusi rendah. Pada layar komputer format bitmap digunakan pada gambar dengan ukuran kecil beresolusi rendah. Begitupun yang diaplikasikan pada ponsel, umumnya dikenal sebagai wBMP (wireless BMP) yang menggunakan teknologi warna 2 bit (kombinasi 1 warna hitam dengan putih/kosong).

Kelebihan:

a. cocok digunakan untuk desktop background di windows

b. cocok sebagai gambar sementara yang mau di edit ulang tanpa menurunkan kualitasnya.

c. Bitmap mendukung penggunaan warna 1bit hingga 32 bit.

d. bitmap cocok untuk gambar-gambar seperti desain logo, banner dan sebagainya.

Kekurangan :

a. tidak cocok digumakan pada web atau blog, perlu dikonversi menjadi JPG, GIF atau PNG

b. tidak cocok disimpam di harddisk atau flashdisk tanpa di ZIP/RAR, kecuali space tidak menjadi masalah bagi anda.

Contoh format bitmap:

a. Monochrome bitmap

b. 16 color bitmap

c. 256 color bitmap

d. 24-bit bitmap

2. Jpeg

JPEG adalah format gambar yang banyak digunakan untuk menyimpan gambar-gambar dengan ukuran lebih kecil

Kelebihan JPEG:

a. gambar yang memiliki banyak warna, misalnya foto wajah atau pemandangan

b. gambar yang memiliki gradien, misalnya perubahan warna yang perlahan dari kuning ke hijau

c. Memiliki ekstensi .jpg atau .jpeg

d. Mampu menayangkan warna dengan kedalaman 24-bit true color.

e. Mengkompressi gambar dengan sifat lossy.

f. Umumnya digunakan untuk menyimpan gambar-gambar hasil foto

kekurangan JPEG :

a. gambar yang memiliki warna hanya sedikit, misalnya kartun atau komik

b. gambar yang memerlukan ketegasan garis seperti logo

3. Gif

Format GIF/gif merupakan format yang cukup populer digunakan pada layar komputer dan ponsel. GIF mampu menyimpan gambar dengan 8 bit per pixels sehingga dapat menampilkan hingga 256 warna. Gambar ditampilkan dalam metode lossless compression.

Kelebihan:

a. Mampu menayangkan maksimum sebanyak 256 warna karena format GIF menggunakan 8-bit untuk setiap pixel-nya.

b. Mengkompresi gambar dengan sifat lossless

c. Mendukung warna transparan dan animasi sederhana

kekurangan:

a. Tidak cocok untuk gambar yang memiliki banyak warna seperti pemandangan.

b. Tidak cocok untuk gambar yang didalamnya terdapat warna gradien atau semburat.


4. Tiff

format ini terkenal untuk pengguna komputer Apple, karena format ini merupakan format standar untuk Mancintosh. format ini hampir sama dengan Bitmap.

Kelebihan :

a. mendukung algoritma kompresi, mendukung Metadata, dan biasa digunakan untuk photo-photo panorama.

5. Png

PNG adalah salah satu format penyimpanan citra yang menggunakan metode pemadatan yang tidak menghilangkan bagian dari citra.

Kelebihan PNG :

a. Channel Alpha (transparansi)

b. Gamma (pengaturan terang-gelapnya citra en:"brightness")

c. Penayangan citra secara progresif (progressive display)

d. penyimpanan berulang-ulang dari citra tidak akan menurunkan kualitas citra

Kekurangan PNG :

a. Penayangan citra secara progresif (progressive display)



Senin, 03 Agustus 2009
















Register Geser (Shift register)

Register geser (shift register) merupakan salah satu piranti fungsional yang banyak

digunakan dalam sistem digital. Tampilan pada layar kalkulator dimana angka bergeser ke kiri setiap kali ada angka baru yang diinputkan menggambarkan karakteristik register geser tersebut. Register geser ini terbangun dari flip-flop. Register geser dapat digunakan sebagai memori sementara, dan data yang tersimpan didalamnya dapat digeser ke kiri atau ke kanan. Register geser juga dapat digunakan untuk mengubah data seri ke paralel atau data paralel ke seri.

A. Register Geser Beban Seri

Suatu register geser 4 bit sederhana diilustrasikan pada gambar di bawah ini









Diagram Logika Shift Register Beban Seri 4 bit


Untuk model diagram logika diatas, kita harus memasukkan data pulsa ke J FF1, yang

akan digeser hingga FF4. Bila diinginkan suatu data yang terus berputar, dipakailah

Ring Counter. Pada prinsipnya sama dengan register geser biasa, hanya outputnya

diumpanbalikkan ke input sehingga terjadi siklus yang terus menerus.

Perhatikan pengunaan empat flip-flop JK sebagai flip-flop D pada rangkaian tersebut. Bit data (0 dan 1) dimasukkan ke dalam input J dari FF1. Input reset/clear akan mereset semua flipflop ke logika 0 bila di aktifkan dengan level Low. Pulsa pada input clock akan menggeser data dari input data seri ke posisi A(Q dari FF1). Indikator (A, B, C, D) menunjukkan isi masing-masing flip-flop.

Kalau diasumsikan semua flip-flop semuanya direset (Q=0), maka output akan menjadi 0000. Beri logika 1 pada input prereset dan pada input data. Kita berikan satu pulsa pada input clock. Maka output akan menunjukkan 1000 (A=1, B=0, C=0, D=0). Kita masukkan sekarang logika 0 pada input data. Setelah diberi pulsa clock lagi, output akan menunjukkan 0100. Hal ini menunjukkan terjadinya penggeseran data secara serial. Begitu seterusnya.

register

REGISTER


Ã’ Sekumpulan sel biner (Flip-Flop) yang dipakai untuk menyimpan informasi yang disajikan dalam bentuk sinyal biner

Ã’ Dilakukan melalui pengaturan keadaan sejumlah flip-flop dalam register secara serentak sebagai satu kesatuan.

1 Flip flop = 1 bit

Register 8 bit = data 0 s.d 255 desimal

Ã’ Data yang diberikan pada masukan disimpan dan ditahan di dalam register.

Ã’ Setelah Penahanan terjadi, keadaan keluaran register tidak akan berubah walaupun masukannya berubah,

Ã’ berfungsi sebagai penyangga (buffer).

Ã’ Ada dua jenis Register

Ã’ Shift Register ( Serial)

Ã’ Paralel Register (Buffer)

Selasa, 23 Juni 2009

TUGAS DIGITAL

PARALLEL ADDER
Rangkaian Parallel Adder adalah rangkaian penjumlah dari dua bilangan yang telah dikonversikan ke dalam bentuk biner. Anggap ada dua buah register A dan B, masing-masing register terdiri dari 4 bit biner : A3A2A1A0 dan B3B2B1B0. Penjumlahan dari kedua register itu dapat dinyatakan sebagai berikut : 01230123BBBBAAAA
+ 0123ΣΣΣΣOUTC. Rangkaian Parallel Adder dari persamaan di atas ditunjukkan pada gambar 9-2.

Gambar 9-2. Rangkaian Parallel Adder 4 bit
Rangkaian Parallel Adder terdiri dari Sebuah Half Adder (HA) pada Least Significant Bit (LSB) dari masing-masing input dan beberapa Full Adder pada bit-bit

PERCOBAAN 9. Halaman 46
RANGKAIAN ARITMETIKA DIGITAL LANJUT
PETUNJUK PRAKTIKUM ELEKTRONIKA DIGITAL 1
berikutnya. Prinsip kerja dari Parallel Adder adalah sebagai berikut : penjumlahan dilakukan mulai dari LSB-nya. Jika hasil penjumlahan adalah bilangan desimal “2” atau lebih, maka bit kelebihannya disimpan pada Cout, sedangkan bit di bawahnya akan dikeluarkan pada Σ. Begitu seterusnya menuju ke Most Significant Bit (MSB)nya.

Minggu, 12 April 2009
















TUGAS DIGITAL 4


GERBANG XOR (EXCLUSIVE OR)

Gerbang XOR adalah suatu gerbang yang hanya mengenali sinyal yang memiliki bit 1(tinggi) dalam jumlah ganjil untuk menghasilkan nilai output bit 1 atau tinggi

Tabel kebenaran 3 input

InputA

inputB

inputC

OutputQ

0

0

0

0

0

0

1

1

0

1

0

1

0

1

1

0

1

0

0

1

1

0

1

0

1

1

0

0

1

1

1

1




Tabel kebenaran 4 input

inputA

inputB

inputC

inputD

outputQ

0

0

0

0

0

0

0

0

1

1

0

0

1

0

1

0

0

1

1

0

0

1

0

0

1

0

1

0

1

0

0

1

1

0

0

0

1

1

1

1

1

0

0

0

1

1

0

0

1

0

1

0

1

0

0

1

0

1

1

1

1

1

0

0

0

1

1

0

1

1

1

1

1

0

1

1

1

1

1

0

Table kebenaran 5 input

inputA

inputB

inputC

inputD

inputE

outputQ

0

0

0

0

0

0

0

0

0

0

1

1

0

0

0

1

0

1

0

0

0

1

1

0

0

0

1

0

0

1

0

0

1

0

1

0

0

0

1

1

0

0

0

0

1

1

1

1

0

1

0

0

0

1

0

1

0

0

1

0

0

1

0

1

0

0

0

1

0

1

1

1

0

1

1

0

0

0

0

1

1

0

1

0

0

1

1

1

0

1

0

1

1

1

1

0

1

0

0

0

0

1

1

0

0

0

1

0

1

0

0

1

0

0

1

0

0

1

1

1

1

0

1

0

0

0

1

0

1

0

1

1

1

0

1

1

0

1

1

0

1

1

1

0

1

1

0

0

0

0

1

1

0

0

1

1

1

1

0

1

0

1

1

1

0

1

1

0

1

1

1

0

0

1

1

1

1

0

1

0

1

1

1

1

0

0

1

1

1

1

1

1